Seiring dengan meningkatnya pencarian konsumen global akan kemudahan, keamanan, dan pilihan makanan dengan masa simpan yang lama, pasar makanan kaleng terus menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat pada tahun 2025. Didorong oleh rantai pasokan yang stabil dan teknologi pengolahan yang canggih, sayuran kaleng dan buah kaleng tetap menjadi salah satu kategori yang paling diminati dalam perdagangan internasional.
Menurut data industri, jamur kalengan, jagung manis, kacang merah, kacang polong, dan selai buah menunjukkan pertumbuhan ekspor yang stabil dari tahun ke tahun. Pembeli di Timur Tengah, Eropa, Asia Tenggara, dan Afrika terus memprioritaskan produk dengan kualitas yang konsisten, harga yang kompetitif, dan jadwal pengiriman yang dapat diandalkan.
Makanan kaleng disukai karena beberapa alasan:
Masa simpan yang panjang, ideal untuk sektor ritel, grosir, dan layanan makanan.
Kualitas dan rasa yang stabil, dijamin oleh sistem produksi dan HACCP yang ketat.
Penyimpanan dan pengangkutan yang praktis, cocok untuk pengiriman jarak jauh.
Penerapan yang luas, termasuk rantai ritel, pasokan restoran, pengolahan makanan, dan cadangan darurat.
Para produsen di Tiongkok terus memperkuat posisi mereka sebagai pemasok global, menawarkan berbagai macam produk sayuran, buah-buahan, dan makanan laut kalengan. Banyak produsen telah meningkatkan lini produksi mereka dan memperkuat sertifikasi seperti BRC, HACCP, ISO, dan FDA untuk memenuhi standar internasional yang semakin tinggi.
Dengan berlangsungnya pameran makanan besar tahun 2025—termasuk Gulfood, IFE London, dan ANUGA—pembeli global menunjukkan minat baru dalam mencari pemasok yang andal dan memperluas portofolio produk mereka di sektor makanan kaleng. Para pelaku industri memperkirakan bahwa permintaan pasar akan tetap kuat sepanjang tahun, didukung oleh konsumsi global yang stabil dan meningkatnya permintaan akan makanan siap saji yang praktis.
Bagi importir dan distributor yang mencari sayuran dan buah kalengan berkualitas tinggi, tahun 2025 tetap menjadi tahun yang menguntungkan untuk pengadaan, dengan harga yang kompetitif dan keandalan rantai pasokan yang lebih baik.
Waktu posting: 14 November 2025
